Keunggulan Mebel Ukir Jepara

Mebel ukir Jepara mempunyai keunggulan dari berbagai sisi, baik dari segi konstruksinya yang kokoh karena terbuat dari bahan berk

ualitas tinggi juga dari segi desain yang nyaman. Mebel bagus yang satu ini di desain dan dikombinasikan dengan sangat tepat. Konstruksinya yang kokoh karena dibuat dari kayu yang sangat proporsional.

Jepara telah melambung namanya di dunia furniture serta permebelan sehingga keunggulan jati jepara, furniture terbaik Indonesia telah disandang oleh para pengrajin mebel jati jepara. Berikut ini beberapa keunggulan mebel ukir jepara :

Ciri khas ukiran
Mebel jati jepara mempunyai ciri khas yaitu ukiran yang unik dan tidak sama dengan ukiran dari kota lain. Hal ini membuat mebel produk dari jepara mempunyai nilai lebih bagi para pengrajin furniture kayu dari jepara.
Bahan yang digunakan

Dilihat dari kayunya, para pengrajin di Jepara menggunakan kayu jati kualitas super untuk menghasilkan hasil ukiran yang bagus. Sehingga ketika anda akan menggunakan furniture dari jepara, tidak perlu takut atau ragu kalau kualitasnya tidak bagus.

Furniture yang dihasilkan
Mebel bagus, itulah yang dikedepankan oleh pengrajin furniture dan mebel dari jepara. Mereka dapat menghasilkan furniture yang bagus dan dapat disesuaikan dengan pesanan anda.

Harga mebel jati Jepara
Banyak orang mengeluh karena mahalnya mebel bagus dari daerah yang satu ini. Jika kita mengunjungi toko furniture maka mebel jati dari Jepara memiliki harga yang paling tinggi diantara produk dari daerah lain, namun karena kualitas yang bagus dan mebel jati jepara sudah mempunyai tempat di hati masyarakat Indonesia produk ini tetap banyak peminatnya.

Hasil akhir yang bagus
Mebel jati dari jepara mempunyai hasil akhir (finishing) dengan cat mengkilap dan dengan hasil yang halus. Bahkan pengrajin mebel ukir jepara memberikan jaminan kepada para pelanggan mereka jika kualitas yang diharapkan tidak sesuai dengan pesanan maka mereka memberikan garansi dan barang boleh dikembalikan.

Adapun beberapa mebel jati dari jepara antara lain; kursi, meja, buffet, kursi teras, bangku taman, meja makan, lemari, meja rias, cermin rias, sofa kantor dan masih banyak lagi lainnya tentunya dengan bahan dari kayu jati dengan kualitas bagus.

Semoga artikel di atas bisa dijadikan referensi untuk anda yang sedang mencari mebel kualitas tinggi yang mempunyai ciri khas dan tidak sama dengan ciri khas dari daerah lain. Tentu bagi anda yang rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkannya.

6 Tips Merawat Mebel Jati

Kamu penggemar furniture kayu jati?
Tentunya kamu ingin dong furniture jati kesayangan kamu terawat dengan baik kan??

Ternyata, Bukan hanya kamu loh yang punya permasalahan sama, apalagi untuk beli mebel berbahan kayu jati itu saja, mengeluarkan kocek yang tidak sedikit, memiliki mebel berbahan kayu jati seperti memiliki benda antik yang semakin lama semakin mahal harganya, untuk itu perlu dirawat dengan baik agar tetap awet terjaga keindahannya dan bahkan dapat diwariskan secara turun temurun. Cara merawat furniture kayu memang susah susah gampang, niat ingin membersihkan furniture malah akan merusak bila kita melakukannya dengan cara yang kurang tepat. Perawatan yang kurang tepat biasanya akan menimbulkan jamur.

Sebelum ditemukannya teknologi bahan pelapis (wood coating), masyarakat jawa menggunakan ampas kelapa untuk menggosok atau memoles perabot kayu jatinya agar keindahan warna serat kayunya tetap telihat cemerlang, mengkilap dan tidak mudah berubah warna, sayangnya ampas kelapa ini sering menyebabkan jamur pada permukaan kayu. disamping itu masyarakat jawa juga menggunakan bahan lilin lebah / bees wax untuk melindungi kayu jati dari resapan air sehingga tidak mudah lapuk, tetap kuat, dan awet.

Namun, setelah mengenal teknologi bahan pelapis, para pengajin kayu menggunakan bahan serlak gum yang dikenal dengan istilah plitur serlak, melamin, NC, dan terakhir teknologi bahan finishing kayu water based wood coating yang lebih aman sudah mulai banyak digunakan untuk melindungi dan meningkatkan keindahan furniture jati. Namun perawatan rutin merupakan hal mutlak yang harus dilakukan agar mebel berbahan kayu jati yang berharga tersebut tetap terjaga keindahannya dan tetap bernilai tinggi sepanjang masa.

Berikut beberapa tips untuk merawat furniture / mebel berbahan kayu jati Anda tetap awet:

1. Posisikan mebel kamu pada tempat yang bersih dan kering dengan suhu normal. Kelembaban udara tinggi dapat mempercepat proses oksidasi kayu, yang dapat menyebabkan serangan jamur dan merupakan kondisi ideal untuk perkembangbiakan rayap atau serangga kayu lainnya. Usahakan pula agar furniture tersebut tidak terkena sinar matahari atau sumber panas lainnya secara langsung, karena dapat membuat furniture kamu terlihat kusam, lapisan retak atau bahkan melengkung.

2. Pastikan permukaan mebel kamu selalu bersih dan higienis, dengan rutin membersihkan dari debu dan kotoran, bisa dengan menggunakan lap atau kemoceng, atau alat pembersih lainnya. Bersihkan sela-sela ukiran atau sudut furniture jati atau teak furniture dengan menggunakan kuas halus berukuran kecil. Di titik-titik inilah debu dan jamur sering bersarang. Kuas kecil akan menyapu sudut-sudut yang susah dijangkau dengan kain lap. Sapukan kuas dengan halus sampai bersih. Jika ingin menggunakan pledge (cairan pembersih khusus mebel), semprotkan seperlunya pada permukaan mebel dan pastikan permukaan dibersihkan dengan kain ball dan biarkan mengering.

3. Gunakan air bersih dan sedikit deterjen untuk membersihkan kotoran yang membandel dan menempel. Jangan gunakan bahan pembersih furniture (funiture cleaner) yang mengandung bahan solvent seperti metanol, toluen, acetone dll. Bahan-bahan kimia seperti ini memang dapat membersihkan dengan mudah tetapi dapat merusak lapisan top coating.

4. Jika kamu menyukai warna mebel jati dengan warna alami jati, kamu bisa memolesnya dengan minyak jati. Namun jika furniture tersebut diletakkan di outdoor atau diluar ruangan, biasanya finishing atau coating akan memudar. kamu bisa merefinishingnya 2-3 tahun sekali untuk membuatnya lebih indah.

5. Setiap penanganannya juga harus dilakukan dengan hati-hati misalnya, cara memindahkan sebuah kursi antik harus diangkat dari bagian dudukannya, bukan digeser atau hanya dipegang bagian lengan atau sandarannya saja. Karena kita tidak akan pernah tahu, apabila sambungan kursi tersebut tidak sekuat sebelumnya.

6. Jagalah permukaan furniture dengan baik, menghindari adanya goresan, noda maupun warna yang semakin kusam, misalnya dengan selalu menggunakan taplak di atas permukaan meja atau kursi dan sofa diberi busa sebagai alasnya. Taplak dapat meminimalisir kemungkinan yang dapat merusak mebel Anda secara perlahan.

Cara Praktis Membersihkan Perabotan Kayu


Beberapa orang menyenangi perabotan kayu karena warnanya khas dan menawarkan nuansa alami dan hangat. Berbagai jenis kayu kerap dijadikan perabotan, namun kayu jati tetap menjadi primadona. Kayu jenis ini terkenal kuat, awet, dan terlihat mewah.

Selain kayu jati, jenis kayu lain yang biasa dipakai untuk perabotan dan aksesori adalah kayu mahoni, sonokeling, akasia, trembesi, kamper, cedar merah, dan keruing.

Keruing yang sedang populer memang tidak terlalu mahal, tetapi warnanya cerah dan seratnya terlihat bagus. Biasanya para pengrajin menggunakan kayu ini untuk dibuat patung atau hiasan dinding.

Jika Anda memiliki perabotan kayu, serangkaian perawatan sebaiknya masuk ke dalam komitmen rutin agar perabotan kayu yang dimiliki tetap dalam kondisi prima.

Perlu diketahui, perabotan kayu lebih rentan dibandingkan perabotan berbahan lain. Salah satunya adalah mudah terlihat kusam jika tidak rajin dibersihkan dan mudah tergores.

Peletakannya pun harus diperhatikan, karena sinar matahari langsung akan membuat kayu cepat kusam. Minuman dingin, panas, atau cipratan air dapat membekas di meja kayu dan terkadang susah untuk dihilangkan. Jadi kunci agar perabotan kayu tetap indah terletak pada perawatan yang dilakukan secara rutin.

Tips Membersihkan Furnitur Kayu
Sebaiknya perabotan kayu dibersihkan minimal seminggu sekali dengan lap basah serta sebulan sekali dengan polish (semir). Saat membeli perabotan atau aksesori, tanyakanlah pada penjualnya bagaimana cara merawatnya, karena jenis kayu yang sudah dipernis akan berbeda cara merawatnya dengan kayu unsealed (yang masih alami).

Membersihkan kayu yang sudah dipernis lebih mudah. Untuk membersihkan debu, dapat menggunakan kemoceng berbulu halus atau lebih baiknya memakai kain halus seperti kain microfiber.

Caranya, celupkan lap ke dalam campuran air dan sabun cair. Bersihkan permukaan kayu dan segera keringkan dengan lap kering.

Jangan biarkan mengering sendiri karena dapat meninggalkan bekas. Cara ini dapat digunakan untuk membersihkan kayu yang tidak dipernis.

Setiap beberapa bulan dapat dibersihkan dengan minyak lemon. Basahi kain, tetesi sedikit dengan minyak lemon, lalu bersihkan perabotan kayu Anda. Vaccum cleaner dan kuas kecil dapat digunakan untuk membersihkan debu dari lekuk ukiran.

Jika ingin praktis, Anda bisa membersihkan dengan cairan pembersih kayu. Cukup semprot dan lap, maka kayu langsung mengilap.

Tapi sebenarnya Anda bisa membuat cairan pembersih sendiri. Caranya, campurkan satu cangkir cuka dengan tiga cangkir minyak zaitun (atau dengan perbandingannya 1 : 3). Campurkan dalam botol, tutup, dan kocok hingga tercampur.

Gosokkan ke perabotan dengan lap. Gunakan kain lembut agar tidak menimbulkan goresan

Tepung kanji (maizena) pun dapat digunakan untuk membersihkan kayu. Taburkan tepung maizena untuk membersihkan bekas telapak tangan di perabotan kayu.

Lilin panas menetes dan mengotori meja? Tidak perlu digosok atau dicungkil. Panaskan dengan hair dryer sampai meleleh. Setelah itu, gosok atau angkat dengan kain lembut, kemudian seka dengan lap yang dicelupkan di campuran air dan cuka.

Mayones juga dapat digunakan untuk membersihkan bekas krayon pada perabotan kayu. Oleskan mayones, biarkan beberapa menit, kemudian bersihkan dengan kain basah, lalu keringkan.

Selamat mencoba!